Penggunaan ATM dalam kehidupan kita saat ini memang sudah tidak bisa dipungkiri lagi telah menjadi sebuah gaya hidup bagi sebagian besar masyarakat kita. Dengan semakin banyaknya pengguna ATM, serta perkembangan teknologi yang begitu pesat, memunculkan berbagai tindakan kriminal oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, salah satunya adalah pembobolan mesin ATM.
Salah satu cara yang telah diketahui yaitu dengan cara membuat ATM seolah-olah tersangkut atau tertelan di mesin. Namun cara ini adalah cara lama yang mungkin sebagian besar mesin ATM yang baru telah bisa menanggulangi masalah tersebut. Namun kini muncul satu cara baru, yaitu dengan cara mengambil data ATM anda, seperti nomor seri kartu dan PIN ATM. Cara seperti ini bisa dibilang cara terbaru yang masih diselidiki cara penanganannya, namun bukan berarti kita tidak bisa mencegahnya, berikut ini beberapa tips yang bisa kita manfaatkan untuk meminimalisir resiko terjadinya pembobolan ATM kita.
2. Setiap anda telah selesai melakukan transaksi, masukkan kembali kartu ATM anda kedalam mesin dan masukkan nomor PIN yang salah, dan tekan CANCEL. Ini merupakan salah satu cara pengamanan sederhana yang bisa kita lakukan. Dengan cara ini kita bisa mengecoh nomor PIN asli dengan nomor PIN palsu yang tadi kita masukkan, dengan cara ini pula kita telah menghapus nomor PIN asli kita secara otomatis dari database mesin ATM tersebut.
3. Pastikan anda menyimpan nomor call centre bank anda, sebagai antisipasi apabila kartu ATM anda tertelan mesin, karena banyak terdapat nomor call centre palsu yang sengaja ditempelkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Dan jangan pernah sekalipun menyebutkan nomor PIN anda! Karena pihak bank tidak akan meminta nomor PIN anda.
4. Perhatikan selalu peringatan dari bank yang tertera di kotak ATM.
Cara-cara diatas merupakan beberapa cara agar transaksi elektronik yang kita lakukan menjadi lebih aman, dan perlu diingat kembali, pembobolan ini tidak hanya bisa dilakukan melalui mesin ATM, tetapi juga bisa dilakukan melalui mesin EDC atau alat yang kita lakukan untuk transaksi di merchant-merchant. Pesan saya, mari kita tingkatkan kewaspadaan kita dalam bidang keamanan teknologi, gali terus informasi agar penggunaan teknologi yang kita lakukan menjadi lebih aman. Selamat mencoba !! Dan apabila ada yang mengetahui cara lain selain yang dituliskan diatas, diharapkan mau membagi ilmunya disini...terimakasih...
